“Bermegahlah di dalam nama-Nya yang kudus, biarlah bersukahati orang-orang yang mencari Tuhan" (Tunggulhon hamu ma goarna na badia i, marlas ni roha ma angka na mangalului Jahowa).
Bagaimana kita mengucap syukur atas segala karya dan perbuatan Tuhan dalam hidup kita ? bagaimana kita menceritakan perbuatan Tuhan yang besar dalam kehidupan kita ? Dalam renungan pagi ini, Pemazmur mengajak semua orang percaya untuk memuliakan Tuhan karena kita telah menerima keselamatan dan menceritakan segala perbuatan-Nya yang ajaib kepada segala bangsa-bangsa. Ajakan memuji dan memuliakan dipakai dengan cara : Pertama, Bernyanyi dan bermazmur, Kedua, Bermegah di dalam nama-Nya, Ketiga, bersukahati untuk mencari Tuhan.
Mencari Tuhan dan kita akan semakin mengenal-Nya, bahwa Tuhan lah sumber segala sesuatu yang kita miliki, baik itu kepintaran, kekuatan dan kekayaan. Jika seseorang itu telah memahami dan mengenal bahwa apa yang dimilikinya di dunia ini semua bersumber dari DIA, maka tidak akan mungkin lagi orang memegahkan diri dengan apa yang dia miliki seolah-olah semua itu ada karena usahanya sendiri. Namun sebaliknya, seseorang itu akan bermegah di dalam Tuhan. Dia akan mengucap syukur dengan cara berbagi kasih dan mau mempergunakan yang ia miliki untuk mendatangkan kemuliaan bagi nama Tuhan dan membawa kebaikan bagi sesama manusia.
Atas pengenalan kita kepada Allah yang penuh kasih setia, keadilan dan kebenaran, akan menghantarkan kita kepada dunia yang lebih baik. Jauh dari ratap tangis, penindasan dan pergumulan batin. Karena itu, mari kita jauhkan kesombongan dalam diri kita, tetapi kejarlah apa yang disukai Tuhan. Jangan memegahkan diri atas segala potensi diri yang dimiliki, tetapi layanilah Tuhan dengan melakukan kasih setia, keadilan dan kebenaran.
Selamat Pagi dan Selamat beraktivitas…
