wolverine

"Melanjutkan Kasih Tuhan"

Yeremia 31:3: Dari jauh Tuhan menampakkan diri kepadanya: Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal, sebab itu Aku melanjutkan kasih setia-Ku kepadamu (Nunga tibu hian diida rohangku Jahowa, ninna ibana do; Haholongon saleleng-lelengna hubahen manghaholongi ho, dibahen I hutogutogu ho marhitehite asi ni roha)
Yeremia sangat menekankan pengenalan akan Tuhan. Mengenal Tuhan berarti mengakui tuntutan-tuntutanNya atas kehidupan manusia, memberi respon kepada kasih-Nya dan menaati-Nya. Hubungan kasih antara Allah dengan umat-Nya sangat jelas, “Tuhan adalah Allah mereka, yang telah melepaskan mereka dari perbudakan di Mesir dan membimbing mereka ke negeri Israel. Oleh karena itu, mereka harus menaati perintah-perintahNya dan kehidupan mereka harus dipenuhi dengan kasih setia. Tetapi umat Israel tidak memenuhi panggilan mereka sebagai umat Tuhan. Ketidaktaatan tentu membawa hukuman (Israel Utara dibinasakan Asyur dan Kerajaan Yehuda oleh tentara Babel).
Kasih Tuhan lebih besar, Ia akan menuliskan Taurat-Nya didalam hati mereka, sehingga setiap orang akan merespons secara spontan kepada kasih karunia Tuhan. Di samping itu Tuhan akan mengampuni kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa mereka. Jika Tuhan sudah mengampuni kesalahan kita dan melupakan dosa kita, maka kita juga harus melakukan hal yang sama kepada sesama kita. Kalau penyanyi mengatakan, “jangan sampai tiga kali engkau menyakiti karena untuk ke-tiga kali tidak ada lagi maaf”. Tetapi Tuhan tidak begitu, Ia mau mengampuni bahkan melupakan setiap dosa kita. Dengan demikia, kasih yang kita terima dari Allah harus kita lanjutkan kepada sesama kita manusia, mengasihinya seperti diri kita sendiri.
Selamat beraktifitas…
Posted by GKPI Depok