wolverine

"Yesus, Mesias Anak Allah Yang Hidup"

Matius 16:13-20
1. Jika pada saat ini kita di tanya “Siapakah Yesus dalam hidupmu?”, Mungkin kita bisa memberi jawaban yang tepat sebagaimana yang tertulis dalam Injil. Tetapi sudah sejauh mana pengenalan kita kepada Yesus mempengaruhi kehidupan kita? seberapa dekat dan sering kita berbicara dengan Tuhan Yesus dalam doa kita.
2. Pengakuan Petrus. Setelah hampir 3 tahun para murid diajar oleh Yesus dan bersekutu dengan-Nya. Di Kaisarea Filipi, Yesus bertanya, “kata orang siapakah Anak Manusia itu? Ternyata ada 3 nama yang disejajarkan dengan Yesus : Yohanes pembabtis, Elia dan Yeremia. Ketiga nama itu adalah prototipe tokoh terkenal, tokoh spiritualitas dan kharismatis. Intinya jelas, pengenalan orang banyak terhadapYesus pada jaman itu baru pada tahap pengenalan terhadap hakikat kemanusiaan Yesus semata. Belum dikenal dan dipercaya oleh orang banyak pada jaman itu mengenai hakikat ke-Tuhan-an Yesus. Petrus adalah orang pertama yang menyaksikan Yesus adalah Mesias (yang diurapi Allah) dan Anak Allah. Memang pada saat pemanggilan murid-murid yang pertama, Petrus mendengar saudaranya Andreas berkata tentang Tuhan Yesus, “Kami telah menemukan Mesias”. Ternyata Petrus mempercayai kesaksian Andreas ini. Walaupun setelah itu ada perubahan dalam dirinya, saat Petrus dan para murid lainnya melihat Gurunya menolak usaha sekelompok kaum militan (sekitar lima ribu orang) mau menjadikan-Nya raja mereka untuk memimpin melawan kekuasaan Roma. Penolakan Yesus membuat para murid-Nya kecewa. Namun, perjalanan bersama Yesus membuat Petrus semakin mengenal Tuhan Yesus, Dialah Mesias, Anak Allah.
3. Petrus adalah Batu karang dan kunci kerajaan surga (ayat 18-20). Petruslah yang mewartakan Injil dengan begitu efektif sehingga 3000 orang menjadi percaya kepada Tuhan Yesus. Petrus pulah yang pertama-tama mewartakan Injil kepada orang-orang yang bukan Yahudi (Kornelius di Kaisarea). Maka apa yang dilakukan Petrus di dunia dimeteraikan di surga oleh karena Roh Kudus yang dicurahkan ke atas orang-orang yang bertobat karena pemberitaannya. Kebahagiaan Petrus datangnya dari Tuhan, sebab Petrus dipakai oleh Tuhan sebagai saksi-Nya. Petrus bersaksi bahwa Yesus adalah Mesias, Anak Allah.
4. Perjumpaan, pengenalan dan dialog universal antara Tuhan Yesus dan murid-muridNya melahirkan kesaksian yang harus diberitakan kembali kepada orang-orang yang belum mengenal Tuhan Yesus. Hal ini yang mendorong seluruh hamba Tuhan dan umat Kristen, tidak terbatas lagi menjadi “pelayan mimbar”, tetapi gereja dan umat Kristen dapat hadir di tengah-tengah masyarakat melakukan misi sosial, misi kemanusiaan (melakukan kasih) yang bersifat inklusif dan universal.
5. Berkat dan kebahagiaan bagi kita umat-Nya jika Tuhan memakai kita sebagai saksi-Nya. Hanya orang-orang yang menerima, mempercayai dan bersekutu dengan Yesus-lah dipakai-Nya untuk menyaksikan-Nya dengan baik dan benar. Perjumpaan kita dengan Tuhan dalam ibadah minggu, dalam ibadah rumah tanggga akan membawa kita menjadi orang yang mau melakukan misi Allah. Hanya oleh kasih dan pertolongan Allah semata, kita dimampukan menyaksikan Yesus yang sesungguhnya. Kiranya Firman ini pada minggu Estomihi ini mengingatkan kita untuk tetap menjadikan “Allah sebagai Gunung batu. Amin
Pdt. Jojor Resmi Lumbanbatu, MTh
Posted by GKPI Depok